Senin, 29 Mei 2017

Belajar Membuat Aplikasi Android

Halooo teman-teman, sekarang aku mau membagikan hasil belajarku di Mata Kuliah ICT lhoo.. Pada sesi akhir mata kuliah ini aku diminta membuat aplikasi android yang dibuat dengan Appsgeyser. Kalian bisa membuat di laptop dan komputer kalian. Kalian bisa masuk secara gratis dan membuat aplikasi juga secara gratis. Tersedia berbagai macam jenis aplikasi yang akan kalian buat. Bisa PDF bahkan game yang dapat kalian tentukan sendiri. 

Pada kesempatan kali ini, saya membuat dua aplikasi mengenai hobi yang aku miliki dan permainan edukasi. Semua aplikasi dapat digunakan oleh berbagai kalangan terutama permaianan edukasi. Permainan edukasi, aku buat untuk melatih siapapun tidak dalam mahir dalam permaianan tetapi juga sekaligus pendidikan. Sebagai calon guru, tentu aku senang jika bisa membantu orang lain semakin paham akan suatu mater pelajaran. Aplikasi hobi yang aku buat berisikan berbagai macam warung bakso yang ada di Yogyakarta. Alasanku membuat aplikasi tersebut karena aku sangat sering keliling jogja hanya untuk mencari warung bakso dengan rasa yang enak-enak. Aku ingin aplikasi tersebut dapat membantu teman-teman yang datang dari luar jogja atau memang orang asli jogja yang memiliki hobi seperti aku. 

Aplikasi yang sudah ku buat dapat kalian instal melalui akun facebook saya. Kalian cukup mencari akun bernama Bernadeta Ika Meilianawati kemudian kalian memilih aplikasi mana yang akan kalian instal dari facebook-ku. Selamat mencoba aplikasi yang sudah aku buat, semoga bermanfaat unutk kalian yaaaa... Terima kasihhhhh

Selasa, 02 Mei 2017

Storytelling Menggunakan Movie Maker

Haii teman-teman...
Kali ini aku mau membagikan hasil belajarku di Mata Kuliah ICT mengenai storytelling menggunakan windows movie maker. Proses pembuatannya tidak sulit lhoo.. Pertama kalian harus menyiapkan ide cerita yang akan kalian buat, kedua kalian perlu membuat judul dan cerita yang sesuai dengan ide yang sudah ditentukan sebelumnya, ketiga untuk membuat teman-teman lain tetarik kalian bisa menggambar tokoh-tokoh yang ada di dalam cerita sesuai dengan jalan cerita yang kalian buat, keempat kalian bisa merekam suara kalian juga lho untuk dimasukkan ke dalam movie maker. Hal tersebut digunakan supaya teman-teman kita tidak mudah  bosan saat melihat hasil storytelling kita. Setelah semua tahap itu selesai, kalian bisa memulai untuk memasukkan gambar dan suara ke dalam movie maker kemudian di edit sesuka kalian.

Teman-temankuu..
Cara di atas dapat kita gunakan sebagai bahan ajar saat mengajar di kelas juga lhoo.. Hal tersebut akan membuat siswa lebih tertarik saat belajar dan tidak mudah bosan. Lebih lagi cara tersebut bisa membuat siswa yang tidak terlalu senang membaca menjadi lebih tertarik dengan bacaan digital. Teman-teman bisa membuat materi ajar menggunakan movie maker atau bahkan mengajarkan anak didik untuk berkreasi sendiri membuat media pembelajaran yang menurut mereka lebih menarik menggunakan movie maker.  

Teman-teman semua di bawah ini kalian bisa mendownload storytelling yang sudah aku buat yaa.. sebelumnya mohon maaf jika storytelling yang aku buat masih belum baik dalam berbagai hal.

Download di sini yaaaa...

Senin, 01 Mei 2017

Pendapatku di Hari Pendidikan Nasional

Indonesia merupakan salah satu negara yang pernah dijajah oleh bangsa lain. Akibat penjajahan itu, Masyarakat Indonesia sengaja untuk tidak diizinkan mengenyam pendidikan. Hanya orang yang memiliki uang banyak atau bangsawanlah yang dapat mengenyam pendidikan hingga ke jenjang yang sangat tinggi. Adanya perjuangan dari Ki Hajar Dewantara demi pendidikan Indonesia, akhirnya masyarakat dapat mengenyam pendidikan dengan baik. Pendidikan pun dibuat sesuai dengan budaya Indonesia yaitu guru harus mengayomi siswanya dengan baik.

Berbagai perjuangan tersebut seharusnya juga diikuti oleh pendidikan di zaman sekarang ini. Semua kalangan masyarakat harus bisa mengenyam pendidikan dari awal samapi jenjang yang lebih tinggi. Sayangnya sekarang ini banyak seskolah yang menuntut biaya yang cukup tinggi dengan alasan fasilitas yang mereka berikan untuk anak didik. Hal tersebut akhirnya membuat banyak masyarakat memilih untuk mundur dalam pendidikan mereka karena merasa rendah dengan adanya budaya tersebut. Mereka memilih untuk bekerja karena merasa pendidikan sudah tidak penting lagi. Mereka merasa dibedakan dengan masyarakat yang memiliki uang berlimbah. Hal tersebut membuat perjuangan seorang Ki Hajar Dewantara menjadi sia-sia. Padahal yang diharapkan semua masyarakat dapat mengenyam pendidikan dengan baik. Apa yang bisa kita lakukan? Kita sebagai masyarakat umum memang tidak bisa melakukan hal banyak untuk hal ini, tetapi pemerintah lah yang berperan banyak untuk kesejahteraan masyarakatnya dalam bidang pendidikan. Masyarakat Indonesia tidak hanya terdiri dari kalangan menengah atas saja, tetapi juga masih banyak masyarakat yang membutuhkan. Oleh karena itu, lebih baik pemerintah lebih memperhatikan masyarakat kalangan menengah bawah supaya tetap bisa mengenyam pendidikan dengan baik

Tidak hanya itu di hari Pendidikan Nasional ini, kita sebagai calon guru dan guru yang sudah mengajar di sekolah-sekolah harus menjadi pendidik yang baik bagi siswanya. Guru tidak hanya mengajar di depan kelas dan memberi berbagai macam materi untuk siswanya, tetapi guru juga harus membuat karakter siswanya sesuai dengan yang dibutuhkan oleh zamannya. Guru harus berani lepas dari tuntutan sekolah yang mengharuskan siswanya mendapat nilai tinggi dan merubah konsep pendidikan yang ada di lingkungannya. Perubahan yang diberikan tidak harus dilakukan secara gamblang tetapi perlahan-lahan dengan memberi pengaruh baik bagi lingkungan sehingga perubahan bisa berjalan dengan baik dan sesuai dengan kondisi yang ada. Guru harus berani menjadi fasilitator bagi siswanya dan bisa menjadi guru yang baik tidah hanya menuntut siswa untuk menghormati kedudukannya.

Senin, 24 April 2017

Digital Storytelling

Hallo teman-teman,
Perkembanagan teknologi yang sangat pesat ternyata memang menuntut guru bahkan siswanya untuk lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran. Guru lebih dituntut untuk memiliki pengetahuan yang luas dan mulai sadar bahwa posisi mereka sekarang ini lebih menjadi fasilitator. Menjadi fasilitator yang baik untuk siswanya tidak hanya menyediakan bahan pelajaran berupa kertas-kertas yang dibagikan kepada siswa kemudian meminta siswa untuk memperlajari dan mengerjakan soal yang ada. Guru lebih dituntut untuk menyajikan materi secara kreatif dengan mengunakan teknologi yang ada, lebih lagi guru sekolah dasar yang siswanya masih pada tahap pemahaman secara konkrit dan memiliki tingkat konsentrasi yang rendah. Guru harus menggunakan berbagai macam cara untuk membuat siswanya aktif, tertarik, dan mudah konsentrasi saat pelajaran berlangsung. 

Sekarang ini, di kelas ICT aku sedang mempelajari tentang digital storytelling. Menurutku pribadi, penggunaan digital storytelling pada proses pembelajaran tidak hanya memudahkan guru saja tetapi juga siswa di kelas. Guru bisa membuat materi ajar yang akan disampaikan menjadi sangat menarik dengan tambahan gambar-gambar dan suara yang dapat dibuat sendiri. Siswa tidak lagi mendengarkan ceramah guru di depan kelas tetapi dapat memahami materi secara konkrit. Siswa sendiri menjadi lebih menahan konsentrasi mereka daripada dengan cara yang lainnya karena siswa sekolah dasar sendiri lebih tertarik dengan hal-hal yang konkrit.

Penggunaan digital storytelling tidak hanya untuk guru saja, tetapi guru juga bisa meminta siswanya untuk menyajikan hasil kerjanya menggunakan digital storytelling ini. Penggunaan digital storytelling mungkin bisa diterapkan pada siswa kelas atas. Menggunakan digital storytelling akan meminimalisir siswa yang tidak menyukai jika diminta untuk menulis panjang di atas kertas. Banyak siswa usia sekolah dasar lebih senang membicarakan secara langsung, mereka lebih senang bercerita karena tidak dibatasi dengan aturan-aturan menulis yang ada. Mereka bisa lebih bebas menyampaikan apa yang mereka dapatkan dari hasil pembelajaran.

Salah satu contoh yang akan aku buat adalah menyampaikan sebuah cerita bergambar yang akan aku isi dengan suara. Aku tidak akan menuliskan cerita pada gambar tersebut karena menurutku akan membuat pembaca bosan saat melihat ceritanya. Penggunaan suara saat menceritakan secara langsung akan lebih menarik perhatian siswa dan tidak membuat bosan karena saat membacakan kita sebagai guru bisa membuat berbagai macam perbedaan suara sehingga tidak menimbulkan kebosanan. Hal ini juga dapat digunakan untuk membantu siswa yang belum tertarik membaca cerita karena malas jika harus membaca tulisan yang panjang. Aku sendiri akan membuat digital storytelling menggunakan Windows Movie Maker. Kalian dapat menggunakan aplikasi lain sesuai dengan keinginan kalian.


Senin, 17 April 2017

Powtoon Media Ajar Baruku

Hallo teman-temann
Aku kembali lagi nih dengan bahan ajar yang baru aku pelajari.. Perkenalkan nama bahan ajar yang baru aku buat adalah Powtoon. Pada pembuatan powtoon ini, kita dapat membuat secara online saja. Jika kalian mau menggunakannya secara offline, kalian harus membeli terlebih dahulu. Oh iya teman -teman mengingatkan lagi yaa usahakan menggunakan yang free yaa supaya kalian dapat menguploadnya di youtube atau di blog seperti aku.

Proses membuat powtoon menurutku tidak memerlukan waktu yang lama, kita dapat membuat dalam 1-2 hari saja diawali dengan membuat sketsa pada kertas biasa baru dituangkan pada powtoonnya. Jujur saja saya merasa sangat terbantu dengan adanya powtoon ini, karena memudahkan saya membuat bahan ajar menarik untuk siswa saya nanti. 

Hari ini aku akan upload powtoon yang sudah berhasil aku buat ya teman-teman, kalian bisa download dan silahkan digunakan sebijak-bijaknya. Aku mengharapkan dengan materi-materi yang baru aku pelajari ini, aku bisa membantu kalian baik siswa ataupun guru dan calon guru. Aku berharap bisa menginspirasi kalian supaya kegiatan pembelajaran lebih menarik lagiii...

Selasa, 11 April 2017

Wawasan Baruku Mengenai Pendidikan Abad 21

Semakin berkembangnya zaman tentunya perkembangan teknologi turut berperan penuh untuk terus mengimbanginya. Hal yang paling menonjol dari perkembangan teknologi adalah kemajuan perangkat komputer yang semakin eksis dan berpengaruh di kalangan masyarakat dunia. Oleh karena itu, banyak aplikasi yang didesain untuk menunjang ke eksisan perangkat komputer, terutama mengimbangi pendidikan di abad 21.
Semakin lama, komputer sendiri digunakan sebagai pelengkap belajar baik bagi guru mata pelajaran, sekolah menengah, ataupun universitas. Kemajuan teknologi yang pesat di abad 21 ini juga bisa membantu perkembangan bagi anak-anak disabilitas. Mereka juga dapat menggunakan peralatan-peralatan teknologi yang bisa membantu kinerja mereka. Teknologi seperti komputer bisa membantu mereka yang memiliki disbilitas untuk memudahkan mereka dalam mempelajari sesuatu.
Perkembangan komputer juga didukung perkebangan internet. Internet tidak hanya digunakan untuk berkomunikasi tetapi bisa digunakan sebagai media pembelajaran yang pada akhirnya menuntut siswa menjadi lebih aktif saat proses pembelajaran. Dengan perkembangan internet, membuat siswa bisa belajar kapan pun dan di mana pun sesuai dengan kebutuhan mereka. Hal tersebut dapat dilakukan karena guru dapat memantau siswanya melalui perkembangan internet dan komputer yang ada, selain itu informasi yang ada pada internet juga terbilang sangat luas melebihi materi yang ada pada buku paket setiap mata pelajaran. Guru juga terbantu dengan keberadaaan internet dalam menghadapi isu-isu perubahan pendidikan umum menjadi pendidikan khusus.
Perubahan pendidikan umum ke pendidikan khusus tentu tetap membutuhkan persiapan yang matang antara sistem pendidikannya dengan tenaga pengelolanya. Mereka harus mampu mengetahui bagaimana gaya belajar setiap siswa sehingga dapat menangani siswa dengan tindakan yang tepat. Dalam sekolah inklusi, kurikulumnya juga harus fleksibel, sehingga bisa menyesuaikan setiap kondisi siswa, pendidik harus mengetahui secara terperinci bagaimana menyiapkan rencana pembelajaran bagi setiap siswa mereka.
Di abad 21 inilah, semua lapisan masyarakat harus mampu menyesuaikan diri baik dari segi mental, wawasan, maupun  pemikiran agar selalu terbuka dan lebih intensif menghadapi segala perubahan yang terjadi. Oleh karena itu, kesetaraan pendidikan bagi anak tanpa disabilitas dengan anak disabilitas perlu dilakukan. Anak-anak dengan disabilitas perlu mendapatkan tempat dan perlakuan yang sama dengan anak-anak lainnya, agar mereka tidak merasa dibedakan dan bisa menempatkan diri dengan anak-anak lainnya. Namun, untuk anak-anak dengan disabilitas yang lumayan parah atau mereka yang sangat sulit ditempatkan di sekolah inklusi bisa tetap belajar dengan khusus di sekolah disabilitas agar mendapatkan penanganan yang benar-benar intensif. Hal tersebut, lebih ditujukkan kepada pembiasaaan beradaptasi antara orang yang memiliki disabilitas dengan orang lain yang tidak disabilitas. Hal ini tidak hanya orang yang disabilitas yang beradaptasi tetapi orang yang tidak disabilitas pula. Mereka juga harus mampu bekerjasama dan beradaptasi dengan orang-orang yang mengalami disabilitas.
Sebagai seorang pendidik di abad 21, guru lebih menjadi fasilitator bagi siswanya, guru bertugas mengarahkan bukan lagi menggurui siswanya. Perkembangan internet pun tidak selalu baik dalam penyajian informasinya, hal tersebut membuat guru harus mampu menyaring informasi mana yang sesuai dengan usia siswa. Berbagai perubahan tersebut tentu harus diikuti dengan perubahan model belajar dari pihak sekolah. Sekolah harus mampu menyesuaikan perkembanagan zaman dan perubahan sekolah yang nantinya beralih kependidikan khusus (sekolah inklusi). Maka dari itu perlunya kelengkapan teknologi di sekolah inklusi juga perlu dipertimbangkan. Selain mereka dapat terbantu dengan adanya teknologi tersebut, mereka juga bisa beradaptasi dengan perkembanagn teknologi yang semakin maju di sekitarnya.
          Pemikiran ini dirujuk dari dua buku yang berjudul Special Education In The 21th Century hasil tulisan Margret Winzer dan Computers and Education in the 21st Century.


Kuis Interaktif VBA pada Powerpoint

Hallo teman-teman, sekarang aku mau berbagi lagi nihhh.. Beberapa waktu lalu aku belajar mengenai VBA pada powerpoint. Aku diminta untuk membuat kuir interaktif. Sulit memang karena beberapa kali aku pun gagal dalam membuat kuis ini. Beberapa kali mencoba, kuis yang aku buat tidak dapat diklik pada menunya, tapi dengan mencari informasi dan menanyakan kepada teman akhirnya aku bisa menyelesaikannya dengan cukup baik. Tapi sebelumnya aku minta maaf ya jika masih ada beberapa menu yang nantinya tidak dapat diklik dengan baik..

Silahkan klik menu download di bawah ini dan Selamat mencoba...

Senin, 03 April 2017

Jakarta Punya Wisata Alam dibalik Kepadatannya

Halloooo teman-teman.. 

Kalian pasti tahu Jakarta kann.. Ibu Kota Indonesia tercinta. Banyak orang mungkin cuma tahu Jakarta itu kota yang padat penduduk, padat bangunan yang menjulang tinggi, dan yang pastinya kota yang macetnya cukup luar biasa. Beberapa dari kalian mungkin juga cuma tahu kalau Jakarta tidak punya wisata alam yang indah seperti kota-kota lainnya kann..

Jangan salah gaess.. Jakarta tidak cuma punya mal-mal besar dan mewah di dalamnya lhoo. Jakarta punya seribu pulau indah yang sebanarnya tidak jauh dari pusat kota yang ramai dan macet. Kalian cukup menyebrang menggunakan perahu dengan jangka waktu yang tidak lama, dengan begitu kalian bisa menikmati indahnya pulau yang masih bersih dengan berbagai fasilitas penunjangnya.

Yakk.. Kepulauan Seribu adalah salah satu destinasi wisata alam yang dimiliki ibu kota kita tercinta teman-teman. Kepulauan Seribu sendiri terdiri dari Pulau Tidung, Pulau Semak Daun, Pulau Bira, Pulau Pari, Pulau Harapan, Pulau Bidadari, Pulau Anyer, Pulau Kotok, dan masih banyak lagi pulau yang dapat kalian kunjungi. Jangan salah ya teman-teman, dibalik padatnya Jakarta, kota ini masih menyembunyikan daerah emasnya. Pulau tersebut masih sangat bersih dan ditata sebaik mungkin untuk memanjakan wisatawan yang berkunjung. Kebersihan dan keindahan pulau tentunya dipengaruhi oleh penghuninya yang rama lingkungan pastinya. Mereka terus menjaga kebersihan dan kealamian tempat tinggal mereka.

Bagi teman-teman yang mungkin berminat mengunjungi pulau indah di sana, kalian bisa menuju ke dermaga pelabuhan muara angke untuk menuju ke salah satu pulau di sana dan menggunakan perahu masyarakat yang bersandar dipelabuhan tersebut. Teman-teman bisa menggunakan angkutan umum seperti transjakarta juga lho supaya tidak memperpadat jalan di Jakarta.

Kalian penasaran dengan salah satu pulau indah di sana pastinya kan, kalian bisa mulai mencari pulau mana yang akan kalian kunjungi dengan membuka berbagai refrensi lain yang mungkin lebih mendukung informasi yang kalian butuhkan teman-teman karena di sini aku hanya berbagi informasi bahwa Jakarta juga punya wisata alam indah dibalik kepadatannya. 

*Foto di atas bukan merupakan hasil foto pribadi

Senin, 20 Maret 2017

Ceritaku Mengenai Ujian Nasional Berbasis Komputer di Sekolah

Semasa saya sekolah dari SD-SMA memang di sekolah yang sangat baik dalam bidang teknologi karena sekolah tempat saya menempuh pendidikan merupakan salah satu sekolah swasta yang berada di Jakarta. Penggunaan teknologi yang sangat maju hingga pada usia SD pun kami sudah diberikan Mata Pelajaran Komputer untuk mengasah kemampuan kami dalam bidang teknologi. Pada saat pembelajaran pun, satu siswa mendapat satu komputer yang dapat digunakan saat pembelajaran berlangsung. Tidak hanya di SD, hal itu saya alami juga saat duduk di bangku SMP dan SMA. Tidak hanya fasilitas komputer saja, tetapi sekolah juga menyediakan WIFI yang dapat digunakan siswanya untuk mengerjakan tugas atau sekedar mencari informasi. Dengan kondisi seperti itu dapat dikatakan bahwa sekolah saya dulu sudah sangat baik dalam bidang teknologinya.

Akhir-akhir ini memang banya dibicarakan mengenai pergantian model ujian nasional yang awalnya menggunakan kertas menjadi berbasis komputer. Saat saya ujian sekitar tahun 2015, memang masih mengunakan pensil dan kertas karena belum ramai diperbincangkan mengenai penggunaan komputer. Namun tahun berikutnya tepat pada angkatan  satu tahun di bawah saya, mereka sudah menggunakan komputer saat pelaksanaan ujian nasional. Saya pribadi tidak begitu paham apasaja kendala yang mereka rasakan ataupun pihak sekolah rasakan. Tetapi menurut saya pribadi memang pastinya ada kelebihan dan kelemahan atau kendala-kendala yang terjadi saat persiapan ataupun pelaksanaan karena baru pelaksanaan pertama. 

Menurut saya, pihak sekolah mungkin kesulitan mempersiapkan komputer yang baik dengan koneksi yang baik supaya ujian tetap berjalan dengan lancar. Hal tersebut terjadi karena, sebelumnya belum ada pengalaman ujian dengan menggunakan kompeter. Kendala yang mungkin tiba-tiba terjadi saat pelaksanaan seperti tidak stabilnya listrik dan koneksi internet. Kendala seperti itu mungkin saja terjadi walaupun sudah kita persiapkan dengan baik. 

Saat pelaksanaan, menurut saya pribadi memang lebih efektif menggunakan komputer karena siswa tidak perlu melingkari jawaban menggunakan pensil yang sebenarnya bisa memakan waktu cukup lama dan terkadang menghilangkan konsentrasi karena kelelahan. Terkadang saya sendiri merasa takut apakah saya sudah mengarsir dengan baik dan bisa dibaca oleh komputer saat diperiksa nantinya. Hal tersebut membuat pikiran saya terbagi menjadi dua antara harus menjawab soal dengan baik dan harus mengarsir dengan baik juga. 

Ujian nasional berbasis komputer memang memiliki banyak kelebihan, tetepi tentu pasti banyak pihak yang keberatan karena tidak semua sekolah mampu mengikuti kebijakan tersebut. Tidak hanya kendala fasilitas tetapi juga koneksi internet dan listrik yang kadang tidak stabil membuat berbagai pihak takut jika banyak kendala saat pelaksanaan dan akhirnya akan memecah konsentrasi siswanya saat mengerjakan ujian. Menurut saya sendiri penggunaan komputer dalam pelaksanaan ujian memang sangat baik tetapi tetap harus memperhatikan pihak lainnya.

Luas dan Keliling Bangun Datar

Hallo teman-teman semua, calon guru, dan bapak ibu guru semuanya. Di sini aku mau membantu kalian lhoo... dengan membuat sebuah mindmap rumus bangun datar. Sederhana memang, tetapi aku berharap bisa membantu kalian semua supaya lebih mudah memahami rumus bangun datar yang ada. Selama ini, saya pribadi memang cukup kesulitan memahami rumus bangun datar dan saya juga melihat teman-teman sekolah dasar masih banyak yang tidak menguasai rumus bangun datar. Semoga dengan mindmap ini membantu teman-teman semua yaaa....
Oh iya, aku membuat mindmap ini dengan aplikasi edrawmap lho, aplikasi yang mudah digunakan dan kita dapat membuat sekreatif mungkin. Mungkin suatu saat kalian bisa mencoba menggunakan aplikasinya juga...

 

Minggu, 12 Maret 2017

Perbedaan Peta Pikiran dan Peta Konsep



Penggunaan peta konsep atau peta pikiran memang sudah pernah saya lakukan sejak sekolah dasar. Biasanya guru hanya meminta siswanya untuk membuat peta pikiran, tetapi terkadang siswa sendiri tidak mengetahui bagaimana cara yang tepat dalam pembuatan peta pikiran. Jujur saya pribadi memang dulu tidak mengerti jika ternyata terdapat perbedaan antara peta pikiran dan peta konsep. Saya hanya mengikuti perintah guru untuk membuat sebuah peta konsep tanpa mengerti cara yang paling tepat dalam pembuatan peta konsep.
            Selain itu, pembuatan peta konsep awalnya hanya dibuat secara manual dalam arti menggunakan selembar kertas dan bullpen saja. Sementara sekarang dengan adanya perkembangan teknologi yang sangat pesat. Pembuatan peta konsep ternyata juga dapat menggunakan sebuah aplikasi pada komputer ataupun laptop. Penggunaan aplikasi tersebut tentunya memfasilitasi orang-orang yang sering melakukan presentasi di depan banyak orang. Salah satunya adalah guru. Dengan penggunaan aplikasi tersebut, guru tidak lagi hanya menggunakan word atau powerpoint saja saat menyajikan materi pelajaran, namun juga dapat menggunakan peta konsep yang dapat ditampilkan menggunakan layar LCD.
            Sekarang akan dijelaskan apa perbedaan peta konsep dan peta pikiran menurut saya pribadi. Menurut saya peta konsep lebih kepada pemetaan konsep yang akan disajikan. Jadi, pada pembuatannya lebih banyak tulisan dibandingken dengan gambar dan pada pembuatannya setiap konsep pasti saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya berdasarkan judul besar pada peta konsep tersebut. Sementara untuk mindmap atau peta pikiran sendiri lebih kepada penyajian gambar-gambar atau visual. Jadi perbedaan antar keduanya terletak pada isi penyajian. Jika peta konsep lebih kepada tulisan, sementara mindmap adalah gambar-gambar.

Senin, 06 Maret 2017

Materi Energi Alternatif IPA SD

Hallo teman-teman, hasil perkuliahan kali ini saya mendapat pengetahuan baru menganai penggunaan hyperling pada powerpoint lhoo.. Kali ini, saya mau berbagi kepada teman-teman semua mengenai penggunaan hyperling yang ada di powerpoint ini. Selain itu, saya juga berbagi materi mengenai Energi Alternatif yaaa.. Semoga berguna untuk teman-teman semuaaa..

Menurutku Mengenai Pendidikan di Indonesia


Setelah hampir 2 tahun saya menjalani perkuliahan dijurusan PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar) dan menjalani praktek langsung di beberapa sekolah dasar di Yogyakarta, saya melihat berbagai perpedaan atau perubahan cara guru mengajar pada beberapa sekolah. Posisi guru yang dulunya menjadi pusat pada kegiatan belajar mengajar, sekarang berubah menjadi vasilitator. Guru menjadi pusat dalam artian saat proses pembelajaran guru jauh lebih aktif daripada siswanya. Siswa hanya menerima semua materi dari guru. Alasan mengapa guru jauh lebih aktif karena guru lebih banyak ceramah untuk menyampaikan materi, sementara siswa cenderung diminta diam, mendengarkan, dan mencatat semua materi yang diberikan oleh guru. Hal tersebut memang sebelumnya pernah saya rasakan saat di sekolah dasar. Saya pribadi cenderung lebih mudah bosan saat guru menjelaskan semua materi di depan kelas. Terkadang hal tersebut memang tidak disadari oleh guru saat mengajar, karena mereka pun bisa saja dituntut pihak sekolah untuk menjapai tujuan tertentu yang membuat guru lebih memilih cara mengajar yang sudah saya jelaskan di atas.

Semakin berkembangnya zaman, banyak perubahan yang terjadi pada dunia pendidikan terutama pada abad 21 ini. Pendidikan semakin dituntut untuk lebih maju mengikuti perkembangan teknologi yang ada. Perkembangan teknologi tersebut membuat semua informasi lebih mudah diakses baik oleh guru maupun siswa. Kemudahan tersebut tentu juga membuat siswa lebih kritis karena mungkin saja mereka sudah mengetahui suatu informasi dan pada saat pembelajaran yang sesuai, siswa tersebut menanyakan berbagai macam alasan mengenai informasi yang dia tahu sebelumnya. Semakin kritis siswa juga harus diimbangi guru yang kritis pula. Sekarang ini guru juga dituntut untuk lebih modern dan memiliki pengetahuan yang lebih luas dari pada siswannya, dengan begitu harus juga diikuti dengan perubahan proses pembelajaran di kelas. Tidak lagi guru sebagai pemberi materi tetapi sebagai vasilitator saat kegiatan belajar berlangsung.

Kemajuan dan perubahan tersebut memang harus diimbangi dengan perubahan cara mengajar guru di kelas. Teknologi yang sudah sangat maju harus digunakan dengan baik bagi proses pembelajaran. Siswa dituntut untuk lebih aktif saat di kelas, bisa saat diskusi atau mencari informasi yang sedang menjadi bahan pembelajaran di kelas. Sementara guru lebih kepada membimbing siswanya saat belajar, menjawab saat siswa memiliki pertanyaa, dan membernarkan ketika ada informasi yang keliru. Hal tersebut mungkin terlihat sulit dilakukan, apalagi sekarang ini sistem pembelajaran yang lebih condong kepada guru sudah sangat tertanam pada pendidikan di Indonesia.

Saya sebagai calon guru, lebih menyarankan kepada semua guru dan calon guru lainnya untuk merubah bagaimana cara mengajar di kelas. Jangan sia-siakan perkembangan yang ada di Indonesia, anak didik nantinya pasti akan lebih terbuka mengenai berbagai informasi jadi tentunya sudah tidak sesuai lagi jika kita hanya menggunakan ceramah di depan kelas. Merubah hal yang sudah tertanam memang sangat sulit, lebih lagi jika posisi kita ada pada minoritas. Pasti akan banyak tantangan jika kita hanya berjalan sendiri mengikuti perubahan yang ada. Tantangan yang ada seperti tuntutan pihak sekolah untuk mencapai tujuan tertentu memang membuat guru sulit bergerak bebas untuk merubah cara mengajar mereka. Namun sebenarnya jika kita berani melakukan perubahan perlahan-lahan dan menghasilkan sesuatu yang baik, pasti orang lain juga akan melirik dan mengukuti perubahan yang kita lakukan. Menurut saya pribadi, jangan buat anak didik tertekan dengan cara mengajar kita yang masih belum bisa mengikuti perkembangan zaman. Abad 21 adalah abad yang sangat terbuka dengan segala informasi yang ada artinya kita juga harus membebaskan anak didik kita untuk mengetahui hal tersebut. Posisikanlah kita calon guru ataupun guru sebagai vasilitator dan jadilah guru yang "luwes" terhadap perkembangan yang ada. Anak didik bukan lagi penerima materi tetapi pencari informasi saat proses pembelajaran dan guru hanya sebagai vasilitator yang baik untuk anak didiknya.

 

Senin, 27 Februari 2017

Pertemuan ICT yang ke-2





Mata kuliah ICT memang baru saya dapatkan pada semester 4 ini. Pada pertemuan ke-2 saya mendapat materi baru yaitu mengenai power point dan hyperlink. Materi ini memang sebelumnya pernah saya dapat saat SMP dulu. Namun, saat di mata kuliah ICT ini, pengetahuan saya bertambah mengenai penggunaan hyperlink pada power point. Awalnya saya mengerti jika hyperlink hanya dapat digunakan untuk membuka slide pada power point yang sama, tapi ternyata tidak. Setelah diberikan berbagai arahan dari dosen, saya mengetahui bahwa hyperlink dapat digunakan untuk membuka file lain. 

            Pada mata kuliah ini, saya juga mendapat pengalaman untuk membuat power point yang berisi materi ajar. Secara tidak langsung saya dituntut untuk lebih kreatif dalam penggunaan power point terlebih pada hyperlink. Power point dibuat semenarik mungkin supaya saat mengajar ke depannya tidak membuat siswa bosan. Pada pertemuan ke-2 kali ini saya belum merasakan ada kesulitan saat mengerjakan tugas power point ini karena materi ini memang sudah pernah saya dapat saat SMP dulu. Tetapi tetap saja menurut saya, mata kuliah pada pertemuan ke-2 ini sangat berguna bagi saya ke depannya karena guru memang dituntut untuk lebih kreatif dalam menyampaikan materi ajar di kelas supaya tidak hanya guru yang aktif tetapi siswa juga bisa aktif saat proses pembelajaran karena guru yang kreatif juga dapat membuat siswanya semangat dalam belajar dan tidak mudah bosan.  

Minggu, 26 Februari 2017

Sudahkah Sekolahku Berbasis ICT




            Hallo teman-teman, pada tulisan kali ini saya mau menceritakan pengalaman saat duduk di bangku Sekolah Dasar. Saya sekolah disatu Sekolah Dasar di Jakarta yang menurut saya pada saat itu sangat baik dalam segi apapun. Sekolah yang modern dan lebih maju daripada sekolah lainnya di sekitar Jakarta.
            Saat saya sekolah memang pembelajaran berbasis ICT belum digunakan secara maksimal. Pengajaran guru lebih didominasi dengan penggunaan papan tulis dan lebih banyak ceramah di depan kelas. Hal tersebut menurut saya memang memiliki banyak kekurangan karena siswa SD sendiri memiliki konsentrasi yang sangat singkat. Model pembelajaran tersebut memang cukup membuat siswa lebih bosan dan lebih mudah menghilangkan konsentrasi siswa dalam belajar.
            Walaupun sekolah saya dulu belum memaksimalkan pembelajaran berbasis ICT, pihak sekolah sudah membekali siswanya untuk jauh lebih memahami dalam menggunakan komputer. Saya memang tidak begitu ingat sejak kelas berapa siswa mulai dibekali Mata Pelajaran Komputer. Tetapi menurut saya, dengan mata pelajaran tersebut saya sebagai calon guru sangat terbantu karena lebih mudah dalam menggunakan laptop ataupun komputer saat nanti saya terjun langsung sebagai guru di sekolah.
            Sekarang ini, saya tidak begitu paham apakah guru SD di tempat saya sekolah dulu sudah mulai mengunakan media seperti laptop yang dapat digunakan untuk menampilkan video, gambar, ataupun materi saat mengajar di kelas. Hal tersebut dikarenakan saya sendiri sedang menempuh pendidikan disalah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta yang membuat saya tidak mengerti perkembangan sekolah dasar tempat saya sekolah dulu.