Indonesia merupakan salah satu negara yang pernah dijajah oleh bangsa lain. Akibat penjajahan itu, Masyarakat Indonesia sengaja untuk tidak diizinkan mengenyam pendidikan. Hanya orang yang memiliki uang banyak atau bangsawanlah yang dapat mengenyam pendidikan hingga ke jenjang yang sangat tinggi. Adanya perjuangan dari Ki Hajar Dewantara demi pendidikan Indonesia, akhirnya masyarakat dapat mengenyam pendidikan dengan baik. Pendidikan pun dibuat sesuai dengan budaya Indonesia yaitu guru harus mengayomi siswanya dengan baik.
Berbagai perjuangan tersebut seharusnya juga diikuti oleh pendidikan di zaman sekarang ini. Semua kalangan masyarakat harus bisa mengenyam pendidikan dari awal samapi jenjang yang lebih tinggi. Sayangnya sekarang ini banyak seskolah yang menuntut biaya yang cukup tinggi dengan alasan fasilitas yang mereka berikan untuk anak didik. Hal tersebut akhirnya membuat banyak masyarakat memilih untuk mundur dalam pendidikan mereka karena merasa rendah dengan adanya budaya tersebut. Mereka memilih untuk bekerja karena merasa pendidikan sudah tidak penting lagi. Mereka merasa dibedakan dengan masyarakat yang memiliki uang berlimbah. Hal tersebut membuat perjuangan seorang Ki Hajar Dewantara menjadi sia-sia. Padahal yang diharapkan semua masyarakat dapat mengenyam pendidikan dengan baik. Apa yang bisa kita lakukan? Kita sebagai masyarakat umum memang tidak bisa melakukan hal banyak untuk hal ini, tetapi pemerintah lah yang berperan banyak untuk kesejahteraan masyarakatnya dalam bidang pendidikan. Masyarakat Indonesia tidak hanya terdiri dari kalangan menengah atas saja, tetapi juga masih banyak masyarakat yang membutuhkan. Oleh karena itu, lebih baik pemerintah lebih memperhatikan masyarakat kalangan menengah bawah supaya tetap bisa mengenyam pendidikan dengan baik
Tidak hanya itu di hari Pendidikan Nasional ini, kita sebagai calon guru dan guru yang sudah mengajar di sekolah-sekolah harus menjadi pendidik yang baik bagi siswanya. Guru tidak hanya mengajar di depan kelas dan memberi berbagai macam materi untuk siswanya, tetapi guru juga harus membuat karakter siswanya sesuai dengan yang dibutuhkan oleh zamannya. Guru harus berani lepas dari tuntutan sekolah yang mengharuskan siswanya mendapat nilai tinggi dan merubah konsep pendidikan yang ada di lingkungannya. Perubahan yang diberikan tidak harus dilakukan secara gamblang tetapi perlahan-lahan dengan memberi pengaruh baik bagi lingkungan sehingga perubahan bisa berjalan dengan baik dan sesuai dengan kondisi yang ada. Guru harus berani menjadi fasilitator bagi siswanya dan bisa menjadi guru yang baik tidah hanya menuntut siswa untuk menghormati kedudukannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar