Senin, 27 Februari 2017

Pertemuan ICT yang ke-2





Mata kuliah ICT memang baru saya dapatkan pada semester 4 ini. Pada pertemuan ke-2 saya mendapat materi baru yaitu mengenai power point dan hyperlink. Materi ini memang sebelumnya pernah saya dapat saat SMP dulu. Namun, saat di mata kuliah ICT ini, pengetahuan saya bertambah mengenai penggunaan hyperlink pada power point. Awalnya saya mengerti jika hyperlink hanya dapat digunakan untuk membuka slide pada power point yang sama, tapi ternyata tidak. Setelah diberikan berbagai arahan dari dosen, saya mengetahui bahwa hyperlink dapat digunakan untuk membuka file lain. 

            Pada mata kuliah ini, saya juga mendapat pengalaman untuk membuat power point yang berisi materi ajar. Secara tidak langsung saya dituntut untuk lebih kreatif dalam penggunaan power point terlebih pada hyperlink. Power point dibuat semenarik mungkin supaya saat mengajar ke depannya tidak membuat siswa bosan. Pada pertemuan ke-2 kali ini saya belum merasakan ada kesulitan saat mengerjakan tugas power point ini karena materi ini memang sudah pernah saya dapat saat SMP dulu. Tetapi tetap saja menurut saya, mata kuliah pada pertemuan ke-2 ini sangat berguna bagi saya ke depannya karena guru memang dituntut untuk lebih kreatif dalam menyampaikan materi ajar di kelas supaya tidak hanya guru yang aktif tetapi siswa juga bisa aktif saat proses pembelajaran karena guru yang kreatif juga dapat membuat siswanya semangat dalam belajar dan tidak mudah bosan.  

Minggu, 26 Februari 2017

Sudahkah Sekolahku Berbasis ICT




            Hallo teman-teman, pada tulisan kali ini saya mau menceritakan pengalaman saat duduk di bangku Sekolah Dasar. Saya sekolah disatu Sekolah Dasar di Jakarta yang menurut saya pada saat itu sangat baik dalam segi apapun. Sekolah yang modern dan lebih maju daripada sekolah lainnya di sekitar Jakarta.
            Saat saya sekolah memang pembelajaran berbasis ICT belum digunakan secara maksimal. Pengajaran guru lebih didominasi dengan penggunaan papan tulis dan lebih banyak ceramah di depan kelas. Hal tersebut menurut saya memang memiliki banyak kekurangan karena siswa SD sendiri memiliki konsentrasi yang sangat singkat. Model pembelajaran tersebut memang cukup membuat siswa lebih bosan dan lebih mudah menghilangkan konsentrasi siswa dalam belajar.
            Walaupun sekolah saya dulu belum memaksimalkan pembelajaran berbasis ICT, pihak sekolah sudah membekali siswanya untuk jauh lebih memahami dalam menggunakan komputer. Saya memang tidak begitu ingat sejak kelas berapa siswa mulai dibekali Mata Pelajaran Komputer. Tetapi menurut saya, dengan mata pelajaran tersebut saya sebagai calon guru sangat terbantu karena lebih mudah dalam menggunakan laptop ataupun komputer saat nanti saya terjun langsung sebagai guru di sekolah.
            Sekarang ini, saya tidak begitu paham apakah guru SD di tempat saya sekolah dulu sudah mulai mengunakan media seperti laptop yang dapat digunakan untuk menampilkan video, gambar, ataupun materi saat mengajar di kelas. Hal tersebut dikarenakan saya sendiri sedang menempuh pendidikan disalah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta yang membuat saya tidak mengerti perkembangan sekolah dasar tempat saya sekolah dulu.
           

Selasa, 14 Februari 2017

Pendapatku Tentang Blog



Blog menurut saya merupakan salah satu sarana manusia untuk menyampaikan pemikiran yang tentunya dapat dilihat oleh banyak orang. Baik materi pelajaran, tips, dan berbagai informasi dapat ditulis dan disebar luaskan melalui blog. Penggunaan blog tentu memiliki banyak sisi negatif dan positif tergantung pada isi yang tertulis.
            Blog dapat membuat penggunanya semakin kreatif dan memiliki kemampuan menulis yang baik. Penulis pasti dituntut kreatif karena dengan begitu orang-orang tertarik membaca apa yang ditulis pada blog tersebut. Selain itu, setiap orang juga dapat berbagi informasi sehingga mempermudah orang lain yang mungkin membutuhkan informasi tersebut. Seperti saat guru meminta siswa untuk mengerjakan soal atau mencari informasi mengenai suatu materi, dengan adanya blog siswa pasti sangat terbantu dalam mengumpulkan informasi.
            Terkadang banyak pembaca menyalah gunakan blog untuk kepentingan pribadinya tanpa bertanggung jawab. Salah satu contohnya tidak menulis refrensi saat mengerjakan tugas, seolah-olah jawaban yang diberikan benar-benar hasil pemikiran mereka. Selain pembaca, penulis blog juga salah menggunakan dengan menulis hal-hal yang tidak mendidik.
            Dengan banyaknya sisi positif dan negatif sebaiknya memang diperlukan pengawasan lebih baik lagi. Pengawasan dilakukan tidak hanya untuk pembaca tetapi juga penulis blog. Sekarang ini tentu banyak anak-anak di bawah umur yang dengan mudahnya bisa membuka internet, dengan begitu perlu pengawasan lebih supaya anak-anak tidak membuka blog-blog yang memberikan informasi kurang baik. Menurut saya, karena saya sebagai calon pendidik, saya lebih menekankan supaya blog digunakan sebijak-bijaknya dengan menuliskan informasi yang berguna bagi pihak lainnya.  

Pendapatku Mengenai Pembelajaran Berbasis ICT



Sebagai calon guru SD, saya pribadi merasa pembelajaran berbasis ICT memiliki banyak manfaat, baik untuk siswa maupun guru sebagai pendidik. Banyak kesulitan yang mungkin dihadapi oleh guru ketika dituntut untuk mempertahankan konsentrasi dan ketertarikan belajar para siswanya. Pembelajaran berbasis ICT menurut saya dapat membuat semua permasalahan tersebut  terselesaikan.
            Adanya pembelajaran berbasis ICT ini, guru dituntut untuk lebih kreatif saat memberikan materi kepada siswa. Berbagai macam program seperti Power Point dan blog tersedia untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Program tersebut dapat digunakan guru untuk mendukung proses belajar mengajar baik di luar ataupun di dalam kelas.
            Pembelajaran yang berlangsung di kelas pun tidak hanya berpusat pada buku yang mungkin lebih mudah membuat siswa bosan dan pada akhirnya lebih mudah menghilangkan konsentrasi anak. Sebagai contoh Power Point, guru dapat menggunakan program tersebut untuk berbagai macam materi yang benar-benar sesuai. Contoh pembelajarannya adalah IPS. IPS merupakan salah satu mata pelajaran yang didominasi tulisan-tulisan panjang, dengan begitu guru dapat membuat Power Point saat penyampaian materi. Isi pada Power Point tidak hanya tulisan saja, melainkan dapat diisi video, gambar, dan suara.