Minggu, 12 Maret 2017

Perbedaan Peta Pikiran dan Peta Konsep



Penggunaan peta konsep atau peta pikiran memang sudah pernah saya lakukan sejak sekolah dasar. Biasanya guru hanya meminta siswanya untuk membuat peta pikiran, tetapi terkadang siswa sendiri tidak mengetahui bagaimana cara yang tepat dalam pembuatan peta pikiran. Jujur saya pribadi memang dulu tidak mengerti jika ternyata terdapat perbedaan antara peta pikiran dan peta konsep. Saya hanya mengikuti perintah guru untuk membuat sebuah peta konsep tanpa mengerti cara yang paling tepat dalam pembuatan peta konsep.
            Selain itu, pembuatan peta konsep awalnya hanya dibuat secara manual dalam arti menggunakan selembar kertas dan bullpen saja. Sementara sekarang dengan adanya perkembangan teknologi yang sangat pesat. Pembuatan peta konsep ternyata juga dapat menggunakan sebuah aplikasi pada komputer ataupun laptop. Penggunaan aplikasi tersebut tentunya memfasilitasi orang-orang yang sering melakukan presentasi di depan banyak orang. Salah satunya adalah guru. Dengan penggunaan aplikasi tersebut, guru tidak lagi hanya menggunakan word atau powerpoint saja saat menyajikan materi pelajaran, namun juga dapat menggunakan peta konsep yang dapat ditampilkan menggunakan layar LCD.
            Sekarang akan dijelaskan apa perbedaan peta konsep dan peta pikiran menurut saya pribadi. Menurut saya peta konsep lebih kepada pemetaan konsep yang akan disajikan. Jadi, pada pembuatannya lebih banyak tulisan dibandingken dengan gambar dan pada pembuatannya setiap konsep pasti saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya berdasarkan judul besar pada peta konsep tersebut. Sementara untuk mindmap atau peta pikiran sendiri lebih kepada penyajian gambar-gambar atau visual. Jadi perbedaan antar keduanya terletak pada isi penyajian. Jika peta konsep lebih kepada tulisan, sementara mindmap adalah gambar-gambar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar