Penggunaan peta konsep atau peta pikiran memang
sudah pernah saya lakukan sejak sekolah dasar. Biasanya guru hanya meminta
siswanya untuk membuat peta pikiran, tetapi terkadang siswa sendiri tidak
mengetahui bagaimana cara yang tepat dalam pembuatan peta pikiran. Jujur saya
pribadi memang dulu tidak mengerti jika ternyata terdapat perbedaan antara peta
pikiran dan peta konsep. Saya hanya mengikuti perintah guru untuk membuat
sebuah peta konsep tanpa mengerti cara yang paling tepat dalam pembuatan peta
konsep.
Selain
itu, pembuatan peta konsep awalnya hanya dibuat secara manual dalam arti
menggunakan selembar kertas dan bullpen saja. Sementara sekarang dengan adanya
perkembangan teknologi yang sangat pesat. Pembuatan peta konsep ternyata juga
dapat menggunakan sebuah aplikasi pada komputer ataupun laptop. Penggunaan
aplikasi tersebut tentunya memfasilitasi orang-orang yang sering melakukan
presentasi di depan banyak orang. Salah satunya adalah guru. Dengan penggunaan
aplikasi tersebut, guru tidak lagi hanya menggunakan word atau powerpoint saja
saat menyajikan materi pelajaran, namun juga dapat menggunakan peta konsep yang
dapat ditampilkan menggunakan layar LCD.
Sekarang
akan dijelaskan apa perbedaan peta konsep dan peta pikiran menurut saya pribadi.
Menurut saya peta konsep lebih kepada pemetaan konsep yang akan disajikan.
Jadi, pada pembuatannya lebih banyak tulisan dibandingken dengan gambar dan
pada pembuatannya setiap konsep pasti saling berhubungan antara satu dengan
yang lainnya berdasarkan judul besar pada peta konsep tersebut. Sementara untuk
mindmap atau peta pikiran sendiri lebih kepada penyajian gambar-gambar atau
visual. Jadi perbedaan antar keduanya terletak pada isi penyajian. Jika peta
konsep lebih kepada tulisan, sementara mindmap adalah gambar-gambar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar